daus.trala.la

new media, art direction, and everyday tidbits

Archive for the ‘News’


Tanpa mengurangi rasa empati saya terhadap pada tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dianiaya di manapun, izinkan saya bertanya: kenapa meski sudah begitu banyak contoh kasus penganiayaan TKI, tetapi pertumbuhan angka TKI terus melonjak dari tahun ke tahun?

Read the rest of this entry »


Hal menarik bagi saya hari ini adalah artikel di Koran Tempo soal kemungkinan ditangguhkannya jadwal ibadah haji tahun ini karena kekhawatiran penyebaran virus flu babi.

Ibadah haji dan umrah menjadi sorotan para pakar kesehatan pada European Congress of Clinical Microbiology and Infectious Diseases di Helsinki baru-baru ini. Haji, menurut analisis mereka, adalah tempat subur penularan beragam penyakit karena perkumpulan manusia yang demikian besar dan tanpa batas. “Bayangkan apa yang terjadi jika virus yang menyebar ke penjuru dunia itu tiba-tiba menyebar di sana dan kemudian dibawa mereka ke negara asalnya,” kata Albert Osterhaus, guru besar Erasmus Medical Centre di Universitas Rotterdam, Belanda. Hingga kini, WHO masih menerapkan keharusan vaksin meningitis (radang otak) kepada kaum muslim yang hendak menunaikan ibadah haji dan umrah ke Arab Saudi. Pada 2001 terjadi kasus meningitis terhadap 35 anggota jemaah dan 10 di antaranya meninggal dunia.

Saya tidak menyangka bahwa kekhawatiran atas flu babi sampai menyentuh ranah ideologi dan spiritual :) Dan memang cukup masuk akal juga. Yang membuat saya agak “lega” adalah kutipan dari hadis Nabi Muhammad SAW:

Pelarangan ini tersurat dalam hadis Rasulullah SAW dan tecermin dalam tindakan Khalifah Umar bin Khattab RA, yang melarang masuk wilayah pandemi penyakit menular kala itu. Rasulullah SAW bersabda, “Jika kamu mendengar tentang wabah di suatu tempat, jangan masuki wilayah itu. Dan jika terjadi wabah di negara kamu berada, janganlah kamu meninggalkan tempat.” Dari hadis ini, menurut ulama itu, Islam mengenal prinsip-prinsip karantina.

Hikmah lainnya adalah saya tercerahkan dengan fakta bahwa Islam tidak kaku dalam memberlakukan hukum-hukum, bahkan hukum yang amat sakral seperti ibadah haji. Jika menyangkut hajat hidup masyarakat yang lebih luas, syariat bisa ditangguhkan sementara waktu.


Sports Illustrated’s greatest shots of 2008. Worth to look.


Bekasinews.com

Bekasinews.com

SAYA mendapat email pemberitahuan bahwa telah diluncurkan situs jurnalisme warga dengan topik-topik seputar Bekasi bernama Bekasinews.com.

Read the rest of this entry »


BIASA aja sih. Banyak di sini yang begitu :P


APA yang terjadi (dan masih berlangsung) di Mumbai, India, sangat mencengangkan, dan biasanya hanya bisa kita saksikan dalam film laga.

Foto salah seorang penyerang di stasiun kereta di Chatrapathi Sivaji Terminal, Mumbai, Rabu (26/11). Foto oleh Sebastian D’souza, Mumbai Mirror, via The Big Picture.

Sekitar 60-an orang, menyandang senapan dan bahan peledak menyebar ke seantero kota: ke stasiun kereta api, hotel-hotel mewah, restoran, pusat perbelanjaan, dan membunuhi setiap orang yang mereka lihat. Saat ini sedikitnya 150 orang tewas, dan 300-an luka-luka. Jumlah korban bisa jadi akan bertambah karena situasi belum terkendali sepenuhnya. Sembilan orang dari para teroris dinyatakan tewas dan kurang lebih sembilan lainnya ditahan.

Sampai saat ini belum diketahui motif dan tuntutan dari aksi penyerangan ini, dan dari kelompok mana sebenarnya para teroris berasal.

Semoga para teroris bisa dibekuk secepatnya dan tidak ada lagi korban tewas.

UPDATE: sayangnya, dalam forum komentar The Big Picture, lagi-lagi banyak yang langsung menuding Islam. Hmm…


A collection of US online newspaper headlines on Obama’s “victory”.


Salah satu sumber berita luar negeri yang biasa saya akses ini akan sepenuhnya menghentikan peredaran koran harian mereka dan beralih ke sepenuhnya daring. Hmm, satu lagi lonceng tanda kematian print media?


KABAR bagus, atau buruk?

Alokasi dana penelitian di perguruan tinggi dinaikkan menjadi sekitar Rp 2 triliun. Peningkatan dana itu untuk mendorong munculnya penelitian-penelitian berkualitas yang bisa mendukung kemajuan bangsa dan bersinergi dengan lembaga penelitian lainnya.

Simak salah satu sasaran kenaikan anggaran ini:

Kucuran dana riset ke perguruan tinggi diarahkan kepada persoalan pengentasan kemiskinan dengan kajian dari berbagai bidang ilmu. Antara lain, keanekaragaman hayati terkait perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan, ketahanan pangan, energi alternatif, hal-hal yang berhubungan dengan gizi dan kesehatan termasuk juga penyakit-penyakit baru atau penyakit tropis.

Sumber: Kompas.com.

Benarkah kesulitan kita dalam pengentasan kemiskinan disebabkan oleh minimnya penelitian dan kajian terhadap bidang-bidang ilmu dimaksud?

Perihal ketahanan (saya lebih suka menyebutnya kedaulatan) pangan, kearifan lokal bisa menjawabnya. Soal energi alternatif, berbagai penelitian sudah memberi jawaban, tinggal masalah kebijakan (insentif) dan political will (berhadapan dengan korporasi migas raksasa).

Lalu untuk pengembangan teknologi maju: apakah kita benar-benar membutuhkannya (setidaknya untuk saat ini)?

Bagaimana jika kita mulai dengan pembenahan di lingkungan birokrasi, pemberantasan korupsi dan budaya korup, dan tata kelola perekonomian dan manajemen perpajakan yang sehat.

Percayalah, fakir miskin dan anak-anak telantar tidak membutuhkan kajian-kajian sosial lagi. Sudah capek mereka.